Asesmen Psikologi

Link Refrensi Parenting, Coparenting, Parent–Child Conflict, Family Transition, and Resilience

20 Referensi Materi dan Tools Parenting, Coparenting, dan Ketahanan Keluarga
πŸ‘¨‍πŸ‘©‍πŸ‘§ Parenting, Coparenting, Parent–Child Conflict, Family Transition, and Resilience

20 Referensi Ilmiah Free Download
Parenting, Coparenting, dan Ketahanan Keluarga

Referensi open-access dan full text legal untuk mendukung lima materi PowerPoint dan lima tools atau worksheet mengenai pengaruh konflik orang tua terhadap perkembangan anak; kesepakatan pengasuhan dan coparenting sehat; konflik orang tua–anak; perceraian dan transisi keluarga; serta resiliensi dan jaringan dukungan keluarga.

πŸ‘§ Dampak pada Anak
🀝 Coparenting Sehat
πŸ’¬ Konflik Konstruktif
πŸ”„ Transisi Keluarga
🌱 Resiliensi Keluarga

πŸ‘§ A. Pengaruh Konflik Orang Tua terhadap Perkembangan Anak

1

Early Family Conflict and Behavioral Outcomes in Children from Low-Income Families: The Indirect Effects of Parental Depression and Parenting Practices

Huang, R., Chazan-Cohen, R., & Carlson, D. (2024) — International Journal of Environmental Research and Public Health, 21(12), 1664

Penelitian ini menjelaskan hubungan konflik keluarga awal dengan masalah perilaku anak melalui depresi orang tua dan praktik pengasuhan.

Relevansi: Materi 1 dan Parenting Values and Differences Mapping Sheet untuk memetakan pola konflik, tekanan emosional orang tua, respons pengasuhan, serta dampaknya terhadap anak.
Unduh PDF Gratis
2

Children’s Responses to Interparental Conflict: A Meta-Analysis of Their Associations with Child Adjustment

Rhoades, K. A. (2008) — Child Development, 79(6), 1942–1956

Meta-analisis ini merangkum respons emosional, kognitif, perilaku, dan keterlibatan anak ketika menyaksikan konflik antarorang tua.

Relevansi: Materi 1 untuk menjelaskan rasa terancam, menyalahkan diri, penghindaran, intervensi anak, serta risiko gangguan penyesuaian.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
3

Interparental Conflict and Children’s Social Problems: Insecurity and Friendship Affiliation as Cascading Mediators

Davies, P. T., Martin, M. J., & Cicchetti, D. (2018) — Development and Psychopathology

Artikel ini menunjukkan proses berantai dari konflik orang tua, ketidakamanan emosional, pilihan pertemanan, hingga masalah sosial anak.

Relevansi: Materi 1 untuk memahami bahwa dampak konflik dapat berkembang melalui rasa aman keluarga dan lingkungan sosial anak.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
4

Interparental Conflict, Children’s Security with Parents, and Long-Term Risk of Internalizing Problems: A Longitudinal Study from Ages 2 to 10

Brock, R. L., & Kochanska, G. (2016) — Development and Psychopathology

Studi longitudinal ini menghubungkan konflik antarorang tua, keamanan hubungan anak–orang tua, dan risiko masalah internalisasi jangka panjang.

Relevansi: Materi 1 untuk membahas keterikatan, rasa aman, kecemasan, penarikan diri, dan kerentanan emosional anak.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis

🀝 B. Kesepakatan Pengasuhan dan Coparenting yang Sehat

5

The Internal Structure and Ecological Context of Coparenting: A Framework for Research and Intervention

Feinberg, M. E. (2003) — Parenting: Science and Practice, 3(2), 95–131

Kerangka ini menjelaskan kesepakatan pengasuhan, pembagian tugas, dukungan versus pelemahan pasangan, dan pengelolaan interaksi keluarga.

Relevansi: Materi 2, Parenting Values and Differences Mapping Sheet, dan Healthy Coparenting Agreement Worksheet sebagai struktur utama pemetaan coparenting.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
6

Establishing Family Foundations: Intervention Effects on Coparenting, Parent–Infant Well-Being, and Parent–Child Relations

Feinberg, M. E., & Kan, M. L. (2008) — Journal of Family Psychology, 22(2), 253–263

Penelitian intervensi ini mengevaluasi penguatan tim pengasuhan, kesejahteraan orang tua dan bayi, serta kualitas hubungan orang tua–anak.

Relevansi: Materi 2 untuk menyusun komunikasi pengasuhan, pembagian peran, dukungan emosional, pemecahan masalah, dan pencegahan konflik.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
7

Enhancing Coparenting, Parenting, and Child Self-Regulation: Effects of Family Foundations One Year after Birth

Feinberg, M. E., Kan, M. L., & Goslin, M. C. (2009) — Prevention Science, 10(3), 276–285

Artikel ini menunjukkan bahwa penguatan coparenting dapat mendukung praktik pengasuhan dan perkembangan regulasi diri anak.

Relevansi: Materi 2 dan Healthy Coparenting Agreement Worksheet untuk merumuskan indikator kerja sama yang berdampak langsung pada anak.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
8

Development of a Brief Coparenting Measure: The Coparenting Competence Scale

May, C. D., et al. (2023) — International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(13), 6322

Artikel ini mengembangkan pengukuran ringkas mengenai keyakinan, kemampuan, dan kompetensi orang tua dalam menjalankan coparenting.

Relevansi: Materi 2 untuk menyusun butir refleksi mengenai koordinasi, kepercayaan diri, komunikasi, konsistensi, dan kemampuan menyelesaikan perbedaan.
Unduh PDF Gratis

πŸ’¬ C. Menangani Konflik Orang Tua dan Anak secara Konstruktif

9

Parent–Adolescent Conflict: An Exploration from the Perspective of Vietnamese Adolescents

Nguyen, N. P., & Nguyen, L. T. (2023) — Frontiers in Psychology, 14, 1243494

Studi ini mengeksplorasi pemicu konflik, pengalaman emosional, kebutuhan otonomi, serta cara remaja memaknai interaksi dengan orang tua.

Relevansi: Materi 3 dan Parent–Child Conflict Reflection Sheet untuk merekam pemicu, perspektif berbeda, emosi, kebutuhan, dan pola penyelesaian konflik.
Unduh PDF Gratis
10

Parent–Child Interaction Therapy: Current Perspectives

Lieneman, C. C., Brabson, L. A., Highlander, A., Wallace, N. M., & McNeil, C. B. (2017) — Psychology Research and Behavior Management, 10, 239–256

Tinjauan ini membahas keterampilan interaksi positif, instruksi efektif, penguatan perilaku adaptif, dan pengelolaan masalah perilaku anak.

Relevansi: Materi 3 untuk mengembangkan pujian spesifik, refleksi ucapan, deskripsi perilaku, batas konsisten, dan konsekuensi yang aman.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
11

A Self-Paced Online Emotion Socialization Intervention for Parents of Children with Challenging Behavior: Tuning in to Kids OnLine

Havighurst, S. S., et al. (2024) — Open-Access Research Article

Intervensi ini melatih orang tua mengenali, menerima, dan membimbing emosi anak ketika menghadapi perilaku yang menantang.

Relevansi: Materi 3 dan worksheet refleksi konflik untuk mengembangkan emotion coaching, validasi, regulasi emosi orang tua, dan respons empatik.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
12

An Emotion Coaching Parenting Intervention for Families Exposed to Intimate Partner Violence

Katz, L. F., Gurtovenko, K., Maliken, A., Stettler, N., Kawamura, J., & Fladeboe, K. (2020) — Developmental Psychology, 56(3), 638–651

Penelitian ini menguji emotion coaching dalam keluarga berisiko tinggi untuk mendukung regulasi emosi dan kualitas hubungan.

Relevansi: Materi 3 untuk menyusun langkah mendengarkan, menamai emosi, memvalidasi pengalaman, menetapkan batas, dan menyelesaikan masalah.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis

πŸ”„ D. Mendampingi Keluarga Menghadapi Perceraian dan Transisi

13

Parental Divorce or Separation and Children’s Mental Health

D’Onofrio, B., & Emery, R. (2019) — World Psychiatry, 18(1)

Artikel ini merangkum pengaruh perceraian atau perpisahan terhadap kesehatan mental anak serta faktor risiko dan perlindungannya.

Relevansi: Materi 4 dan Family Transition and Divorce Support Plan untuk menyusun komunikasi, stabilitas rutinitas, pengasuhan berkelanjutan, dan dukungan psikologis.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
14

The Divorce Process and Child Adaptation Trajectory Typology Model: The Shaping Role of Predivorce and Postdivorce Interparental Conflict

Cao, H., Fine, M. A., & Zhou, N. (2022) — Clinical Child and Family Psychology Review

Model ini memandang adaptasi anak sebagai lintasan yang dibentuk konflik sebelum dan sesudah perceraian.

Relevansi: Materi 4 untuk menilai proses transisi secara longitudinal, bukan hanya menganggap perceraian sebagai satu kejadian tunggal.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
15

Promoting Resilience in Youth from Divorced Families: Lessons Learned from Experimental Trials of the New Beginnings Program

Wolchik, S. A., Schenck, C. E., & Sandler, I. N. (2009) — Journal of Personality, 77(6), 1833–1868

Artikel ini merangkum pembelajaran intervensi pencegahan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan dan resiliensi anak setelah perceraian.

Relevansi: Materi 4 untuk merancang rutinitas, disiplin konsisten, waktu berkualitas, pengurangan konflik, koping, dan dukungan anak.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
16

Exploring Strategies to Support Adolescent Mental Health after Parental Divorce: A Scoping Review

Rich, E. G., Butler-Kruger, L., & Roman, N. V. (2023) — Youth, 3(1), 428–436

Kajian ini mengidentifikasi strategi dukungan kesehatan mental remaja setelah perceraian orang tua.

Relevansi: Materi 4 untuk memperkuat komunikasi keluarga, hubungan orang tua–anak, dukungan sosial, layanan sekolah, dan rujukan profesional.
Unduh PDF Gratis

🌱 E. Mengembangkan Resiliensi dan Rencana Dukungan Keluarga

17

The Walsh Family Resilience Questionnaire: The Italian Version

Rocchi, S., et al. (2017) — Neuropsychiatric Disease and Treatment, 13, 2987–2999

Artikel ini mengembangkan pengukuran berdasarkan kerangka Walsh mengenai keyakinan, organisasi, komunikasi, dan pemecahan masalah keluarga.

Relevansi: Materi 5 dan Family Resilience and Support Network Map untuk mengidentifikasi kekuatan, fleksibilitas, kohesi, makna, komunikasi, dan sumber bantuan.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
18

A 6-Item Family Resilience Scale for Measuring Longitudinal Trajectory of Family Adjustment

Tang, C. S. K., et al. (2024) — Behavioral Sciences, 14, 251

Studi ini mengembangkan skala singkat untuk memantau perubahan resiliensi dan penyesuaian keluarga dari waktu ke waktu.

Relevansi: Materi 5 untuk menyusun indikator pemantauan adaptasi, kekompakan, komunikasi, keyakinan bersama, dan kemampuan menghadapi kesulitan.
Buka Full Text / Unduh PDF Gratis
19

Family Resilience Model: The Influence of Cultural Identity, Coping, Family Strain, Socioeconomic Status, and Community Support to the Formation of Family Resilience among the Batak Toba Ethnic Group

Pudjiati, S. R. R., Reksodiputro, S. H. D., & Purwono, R. U. (2021) — Makara Human Behavior Studies in Asia, 25(2), 153–169

Penelitian Indonesia ini menguji peran identitas budaya, koping, tekanan, kondisi sosial ekonomi, dan dukungan komunitas.

Relevansi: Materi 5 dan peta jaringan dukungan untuk menghubungkan faktor internal keluarga dengan sumber daya budaya dan komunitas.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
20

Contributing Factors of Family Resilience in Moslem Population

Latifa, R., Nihayah, Z., Rokhim, M., Nurhasan, Murniasih, F., & Rismawati. (2024) — Jurnal Indo-Islamika, 14(2), 432–443

Artikel ini membahas faktor pembentuk resiliensi keluarga dalam populasi Muslim, termasuk nilai, komunikasi, religiositas, dan dukungan sosial.

Relevansi: Materi 5 untuk mengembangkan sumber makna, praktik dukungan, hubungan sosial, dan strategi keluarga yang sesuai konteks Indonesia.
Unduh PDF Gratis
Catatan penggunaan: Worksheet dalam paket ini merupakan alat bantu psikoedukasi, refleksi, asesmen kebutuhan, formulasi keluarga, pemantauan perubahan, dan perencanaan dukungan. Worksheet bukan instrumen psikometri baku atau alat diagnosis mandiri. Penggunaannya perlu dilengkapi wawancara, observasi, asesmen perkembangan dan risiko, instrumen tervalidasi, serta pertimbangan profesional.
Catatan keselamatan keluarga: Coparenting tidak selalu berarti mendorong kedekatan atau komunikasi langsung ketika terdapat kekerasan, ancaman, penelantaran, eksploitasi, kontrol koersif, penyalahgunaan zat berat, atau risiko keselamatan anak. Prioritaskan perlindungan anak dan anggota keluarga, dokumentasi risiko, konsultasi profesional, serta rujukan hukum atau layanan perlindungan yang sesuai.

πŸ‘¨‍πŸ‘©‍πŸ‘§ Paket 4: Parenting, Coparenting, dan Ketahanan Keluarga

Parenting Agreement, Constructive Conflict, Family Transition, and Resilience Support

Paket ini membantu psikolog, konselor, terapis, pendamping keluarga, guru, dan praktisi memahami dampak konflik orang tua terhadap anak; membangun coparenting sehat; menangani konflik orang tua–anak; mendampingi perceraian dan transisi; serta menyusun rencana resiliensi dan jaringan dukungan keluarga.

πŸ“Š 5 Materi PowerPoint
πŸ“‹ 5 Tools / Worksheet Aplikatif
πŸ“š 20 Referensi Ilmiah Free Download
πŸ‘€ Created by Pariman, M.Psi., Psikolog
πŸ“² 0895401564375

Konfirmasi WhatsApp Order Paket Edukasi Profil Psikolog
Chat WA