20 Referensi Ilmiah Free Download
Perkembangan Sosial Emosional dan Regulasi Diri Anak
Referensi open-access dan full text legal untuk mendukung materi PowerPoint, tools, worksheet, lembar pengenalan emosi, pemetaan pemicu tantrum, rencana menenangkan diri, latihan keterampilan sosial, rutinitas regulasi diri, serta tes skrining berbasis Excel. Paket ini membahas perkembangan sosial emosional, pengetahuan emosi, tantrum, frustrasi, empati, berbagi, menunggu giliran, kerja sama, ko-regulasi, rutinitas, dan batas aman.
π§ A. Perkembangan Sosial Emosional dan Regulasi Diri
Building Young Children’s Emotional Competence and Self-Regulation from Birth: The Role of Causal Talk
Artikel ini membahas perkembangan kompetensi emosional dan regulasi diri sejak usia dini melalui percakapan mengenai penyebab emosi. Anak dibantu memahami hubungan antara peristiwa, pikiran, perasaan, ekspresi, dan perilaku dalam interaksi sehari-hari.
Self-Regulation in Preschool: Examining Its Factor Structure and Associations with Pre-Academic and Social-Emotional Skills
Penelitian ini menjelaskan regulasi diri sebagai konstruk multidimensi yang mencakup fungsi eksekutif, regulasi perilaku, dan regulasi emosi. Ketiga komponen tersebut berkaitan dengan kemampuan pra-akademik, interaksi sosial, dan kesiapan mengikuti kegiatan kelas.
School Readiness and Self-Regulation: A Developmental Psychobiological Approach
Artikel ini menguraikan hubungan antara stres, fungsi eksekutif, regulasi emosi, keterlibatan belajar, dan kesiapan sekolah. Regulasi diri berkembang melalui interaksi biologis, pengalaman pengasuhan, serta tuntutan lingkungan yang diberikan secara bertahap.
The Development of Self-Regulation Across Early Childhood
Penelitian longitudinal ini memetakan perkembangan regulasi perilaku anak usia tiga sampai tujuh tahun. Hasilnya menunjukkan variasi lintasan perkembangan yang besar, sehingga indikator regulasi diri perlu disesuaikan dengan usia dan tidak ditafsirkan secara seragam.
π B. Mengenali, Memahami, dan Menamai Emosi
Enhancing Social-Emotional Skills in Early Childhood: Intervention Study
Penelitian intervensi ini mengevaluasi pembelajaran sosial emosional pada anak usia dini. Program terstruktur membantu anak mengenali emosi, mengatur respons, bekerja sama, mengembangkan tujuan, dan mengurangi masalah perilaku dalam lingkungan pendidikan.
The Relationship Between Emotion Regulation and Emotion Knowledge in Preschoolers: A Longitudinal Study
Studi longitudinal ini menguji hubungan timbal balik antara pengetahuan emosi dan kemampuan regulasi emosi pada anak prasekolah. Anak yang lebih mampu memahami ekspresi, penyebab, dan konsekuensi emosi cenderung menunjukkan pengelolaan emosi yang lebih adaptif.
Social-Emotional Learning Profiles of Preschoolers’ Early School Success
Artikel ini membahas profil pembelajaran sosial emosional yang meliputi pengetahuan emosi, regulasi emosi, perilaku prososial, dan kompetensi sosial. Kombinasi kemampuan tersebut berhubungan dengan penyesuaian anak dan keberhasilan awal di sekolah.
The Child Emotion Facial Expression Set: A Database for Emotion Recognition in Children
Artikel ini mengembangkan kumpulan foto dan video ekspresi wajah anak usia empat sampai enam tahun. Stimulus mencakup emosi dasar dan ekspresi netral yang dapat digunakan untuk penelitian serta latihan pengenalan emosi secara visual.
π C. Tantrum, Frustrasi, dan Ledakan Emosi Anak
Impact of Innovative Emotion Training in Preschool and Kindergarten Children
Penelitian ini mengevaluasi pelatihan emosi pada anak usia tiga sampai enam tahun. Aktivitas dirancang untuk meningkatkan kemampuan mengenali, memahami, mengekspresikan, dan mengelola emosi melalui gambar, situasi sosial, cerita, dan latihan terarah.
Defining the Developmental Parameters of Temper Loss in Early Childhood
Artikel ini membedakan kehilangan kendali emosi yang masih sesuai perkembangan dengan pola yang memerlukan perhatian. Frekuensi, intensitas, durasi, konteks, agresivitas, dan kemampuan pulih menjadi parameter penting dalam memahami tantrum anak.
Temper Tantrums in Toddlers and Preschoolers: Longitudinal Associations with Adjustment Problems
Studi ini membahas frekuensi, durasi, intensitas, bentuk perilaku, dan konteks tantrum pada anak balita serta prasekolah. Karakteristik tantrum tertentu dapat berkaitan dengan masalah penyesuaian dan perlu dipantau secara berkelanjutan.
Psychometric Validation of the Greek Version of the Temper Loss Subscale in Preschool Children
Penelitian ini menguji validitas dan reliabilitas subskala temper loss pada anak prasekolah. Aspek yang dinilai mencakup ledakan kemarahan, frustrasi, intensitas reaksi, konteks pemicu, serta kesulitan menenangkan diri setelah emosi meningkat.
π€ D. Empati, Berbagi, Menunggu Giliran, dan Kerja Sama
Cure for Tantrums? Longitudinal Associations Between Parental Digital Emotion Regulation and Children’s Self-Regulatory Skills
Penelitian ini mengkaji kebiasaan orang tua menggunakan perangkat digital untuk meredakan emosi negatif anak. Penggunaan layar sebagai strategi utama dapat berkaitan dengan kesulitan mengelola marah, kontrol impuls, dan perkembangan regulasi diri.
Emotion Regulation Among 4–6-Year-Old Children and Its Association with Social Competence
Artikel ini meneliti hubungan regulasi emosi dengan penyesuaian emosional, interaksi teman sebaya, dan hubungan bersama orang dewasa. Anak yang lebih mampu mengelola emosi cenderung menunjukkan kompetensi sosial yang lebih adaptif.
Self-Regulation Skills and Peer Preferences in Preschool Children
Penelitian ini menguji hubungan keterampilan regulasi diri dengan penerimaan dan preferensi teman sebaya. Anak yang mampu mengendalikan perilaku, mengikuti aturan, menunggu giliran, dan menyesuaikan respons lebih mudah diterima dalam kelompok.
Emotion Understanding, Social Competence and School Achievement in Children
Artikel ini membahas hubungan pemahaman emosi, kompetensi sosial, dan keberhasilan penyesuaian sekolah. Kemampuan memahami emosi membantu anak merespons orang lain, menyelesaikan konflik, bekerja sama, dan membangun perilaku prososial.
π‘ E. Pengasuhan, Ko-Regulasi, Rutinitas, dan Pengukuran
Parenting Style and Children’s Emotion Management Skills as Predictors of Social Adjustment
Penelitian ini membahas hubungan gaya pengasuhan, keterampilan pengelolaan emosi, kontrol diri, dan penyesuaian sosial anak. Pengasuhan suportif, responsif, konsisten, dan terstruktur membantu anak mengembangkan strategi emosi yang lebih adaptif.
Understanding the Parent–Child Coregulation Patterns Shaping Child Self-Regulation
Artikel ini meneliti pola koordinasi emosi dan perilaku antara orang tua dengan anak. Responsivitas, fleksibilitas, kehangatan, struktur, dan kemampuan orang tua menyesuaikan dukungan membantu pembentukan regulasi diri anak.
A Systematic Review of Self-Regulation Measures in Children and Adolescents
Tinjauan sistematis ini membahas berbagai alat ukur regulasi kognitif, perilaku, dan emosi pada anak. Kajian mencakup rentang usia, metode laporan orang tua, laporan guru, pengukuran kinerja, serta kualitas psikometrik instrumen.
Development and Psychometric Validation of a Preschool Social-Emotional Competence Scale
Artikel ini mengembangkan dan memvalidasi skala kompetensi sosial emosional untuk anak usia tiga sampai enam tahun. Pengembangan skala memperhatikan kesesuaian perkembangan, konteks budaya, struktur faktor, reliabilitas, dan validitas konstruk.
π§ Paket Materi Edukasi & Tools:
Social Emotional Development and Self-Regulation
Perkembangan Sosial Emosional dan Regulasi Diri Anak
Paket ini berisi 5 materi PowerPoint, 5 tools atau worksheet, dan 5 tes Excel untuk membantu orang tua, guru PAUD/TK, psikolog, konselor, terapis, serta pendamping anak memahami emosi, memetakan tantrum, melatih keterampilan sosial, dan mengembangkan regulasi diri secara bertahap.
π 5 Tools / Worksheet Aplikatif
π§Ύ 5 Tes Excel Perkembangan Anak
π 20 Referensi Ilmiah Free Download
π€ Pariman, M.Psi., Psikolog
π² 0895401564375
Konfirmasi WhatsApp Profil Psikolog