20 Referensi Ilmiah Free Download
INFERTILITY, PREGNANCY LOSS & REPRODUCTIVE GRIEF
Referensi open-access dan full text legal untuk mendukung lima materi PowerPoint, lima tools atau worksheet, serta lima tes Excel edukatif mengenai dampak psikologis kesulitan memiliki anak, kehilangan kehamilan, perbedaan respons dukacita pasangan, tekanan keluarga, stigma reproduksi, stres program fertilitas, serta penyusunan arah kehidupan dan pemulihan pasangan.
๐ง A. Dampak Psikologis Kesulitan Memiliki Anak
“In Cycles of Dreams, Despair, and Desperation”: Research Perspectives on Infertility-Specific Distress in Patients Undergoing Fertility Treatments
Membahas kecemasan, depresi, kehilangan kontrol, krisis identitas, dukacita infertilitas, tekanan pengobatan, serta siklus harapan dan kekecewaan selama program fertilitas.
Psychosocial Concomitants of Infertility: A Narrative Review
Menguraikan faktor psikologis, sosial, relasional, budaya, harga diri, rasa bersalah, stigma, dukungan pasangan, dan kualitas hidup pada individu maupun pasangan dengan infertilitas.
What Psychiatric Interventions Are Used for Anxiety Disorders in Infertile Couples? A Systematic Review Study
Meninjau CBT, psikoterapi suportif, pendekatan mind–body, relaksasi, edukasi, dan konseling untuk mengurangi kecemasan pada pasangan yang menjalani penanganan infertilitas.
Re-examining Psychometric Properties of Fertility Problem Inventory: A Clinic-Based Study from India
Menjelaskan dimensi kekhawatiran sosial, seksual, hubungan pasangan, kebutuhan menjadi orang tua, serta penolakan terhadap kehidupan tanpa anak dalam Fertility Problem Inventory.
๐ฏ️ B. Keguguran, Kehilangan Kehamilan, dan Dukacita Reproduksi
Depression, Stress and Anxiety among Women and Men Affected by Recurrent Pregnancy Loss: A Systematic Review and Meta-Analysis
Menggambarkan risiko depresi, kecemasan, dan stres pada perempuan maupun laki-laki setelah kehilangan kehamilan berulang serta kebutuhan dukungan psikologis yang sensitif gender.
Hindi Translation and Validation of Perinatal Grief Scale—Short Version: Assessing Grief Following Stillbirth in Bereaved Mothers
Membahas pengukuran dukacita perinatal melalui dimensi dukacita aktif, kesulitan menghadapi kehilangan, dan keputusasaan setelah kematian bayi dalam kandungan.
Applicability of General Grief Theory to Swedish Women’s Experience after Early Miscarriage, Using the Perinatal Grief Scale
Menghubungkan pengalaman keguguran dini dengan kesedihan, disorganisasi kognitif, gangguan fungsi sosial, kesulitan koping, serta keputusasaan.
The Effect of Brief Supportive Psychotherapy on Prevention of Psychiatric Morbidity in Women with Miscarriage: A Randomized Controlled Trial
Mengevaluasi psikoterapi suportif singkat untuk membantu mengurangi dukacita, kecemasan, depresi, kesulitan koping, dan keputusasaan setelah keguguran.
๐ค C. Perbedaan Cara Berduka antara Suami dan Istri
Relationship Between Dyadic Coping with Anxiety and Depression in Infertile Couples: Gender Differences and Dyadic Interaction
Menjelaskan pengaruh komunikasi stres, dukungan pasangan, koping bersama, dan koping negatif terhadap kecemasan serta depresi pada masing-masing pasangan.
The Actor–Partner Interdependence Model of Fertility Stress and Marital Quality among Couples Undergoing IVF-ET: The Mediating Role of Dyadic Coping
Menunjukkan bahwa stres fertilitas seorang pasangan dapat memengaruhi kualitas perkawinan pasangannya melalui proses koping dyadic dan interaksi timbal balik.
Coping Strategies Associated with Emotional Adjustment during the Dyadic Experience of Infertility and Its Treatment: A Systematic Review
Membahas koping menghindar, menjaga jarak, mencari dukungan, pendekatan emosional, pemaknaan, serta koping bersama selama infertilitas dan pengobatannya.
Factors Contributing to Men’s Grief Following Pregnancy Loss and Neonatal Death: Further Development of an Emerging Model
Menjelaskan dukacita laki-laki, gaya berduka instrumental dan intuitif, konflik antara menjadi pendukung dan memproses kesedihan sendiri, serta kebutuhan pengakuan sosial.
๐ก️ D. Tekanan Keluarga, Stigma, dan Pertanyaan Lingkungan
Comparing Infertility-Related Stress in High-Fertility and Low-Fertility Countries
Menunjukkan bahwa norma masyarakat mengenai keharusan memiliki anak berkaitan dengan tekanan sosial, kebutuhan menjadi orang tua, dan stres infertilitas yang lebih tinggi.
The Associations between Infertility-Related Stress, Family Adaptability and Family Cohesion in Infertile Couples
Membahas hubungan stres infertilitas dengan kekompakan keluarga, fleksibilitas keluarga, kondisi sosial, dan dukungan keluarga pada pasangan.
A Qualitative Exploration of Social Support in Males and Females Experiencing Issues with Infertility
Menggambarkan komentar tidak sensitif, kesepian, isolasi, rasa malu, kerahasiaan, dukungan pasangan, dukungan keluarga, dan kebutuhan dukungan tenaga kesehatan.
Infertility Stigma: A Qualitative Study on Feelings and Experiences of Infertile Women
Mengidentifikasi stigma verbal, pertanyaan pribadi, penghinaan, diskriminasi, stigma diri, rasa tidak utuh, tekanan keluarga pasangan, kerahasiaan, dan resiliensi.
๐ฑ E. Pemulihan dan Arah Kehidupan setelah Pengalaman Reproduktif Sulit
“A Sorrow Shared…”: What Couples with Recurrent Miscarriages Expect from One Another and Their Families and Friends
Menjelaskan kebutuhan terhadap komunikasi terbuka, empati, pengakuan kehilangan, optimisme realistis, dukungan keluarga, dan penghindaran komentar yang mengecilkan dukacita.
Internal Growth of Women with Recurrent Miscarriage: A Qualitative Descriptive Study Based on Post-Traumatic Growth Theory
Membahas pencarian makna, perubahan prioritas, penerimaan, identitas, spiritualitas, hubungan simbolis dengan janin, dan pertumbuhan pascatrauma.
Outcomes of Structured Psychotherapy for Emotional Adjustment in a Childless Couple Diagnosed with Recurrent Pregnancy Loss
Menggambarkan psikoterapi terstruktur pada pasangan tanpa anak yang mengalami kehilangan kehamilan berulang untuk meningkatkan komunikasi, penerimaan, pengelolaan emosi, dan tujuan bersama.
Infertility Grief and Filiation Experiences 25 Years Later: Detection of Multiple Cases from the Mixed Methods Approach
Membahas penerimaan kehilangan fertilitas, teknologi reproduksi, pengalaman menjadi orang tua, komunikasi asal-usul anak, dan pemaknaan perjalanan reproduksi dalam jangka panjang.
๐ฑ PAKET 2. INFERTILITAS, KEHILANGAN KEHAMILAN, DAN DUKACITA REPRODUKSI
Materi dan tools untuk membantu psikolog, konselor, terapis, pendamping keluarga, tenaga kesehatan, maupun pasangan memahami dampak psikologis infertilitas dan kehilangan kehamilan, perbedaan cara berduka, tekanan sosial, stigma reproduksi, stres perawatan fertilitas, serta proses membangun kembali komunikasi, makna, harapan, dan arah kehidupan bersama.
๐ 5 Tools / Worksheet Aplikatif
๐งพ 5 Tes Excel Edukatif
๐ 20 Referensi Ilmiah Free Download
๐ฐ Harga Normal: 225K
๐ฅ Harga Spesial Anggota/Alumni: 149K
๐ค Created by Pariman, M.Psi., Psikolog
๐ฒ 0895401564375
Konfirmasi WhatsApp Order Paket Edukasi Profil Psikolog