Asesmen Psikologi

Link Referensi Inventori Remaja SMP dan SMA

25 Referensi Inventori Remaja SMP dan SMA
🎓 Inventori Remaja • SMP & SMA

25 Referensi Jurnal & Alat Ukur Pendukung
SCREENING PSIKOLOGIS REMAJA

Landasan ilmiah untuk penyusunan lima inventori screening remaja: Adolescent Anxiety Screening Scale (AASS), Adolescent Stress Response Scale (ASRS), Adolescent Burnout Screening Scale (ABSS), Bullying Experience & Impact Scale (BEIS), dan Adolescent Depression Indicator Scale (ADIS). Referensi dipilih untuk membantu pengembangan konstruk, aspek, indikator, item, interpretasi, dan validasi psikometrik.

🧠 AASS • Kecemasan
⚠️ ASRS • Stres
🔥 ABSS • Burnout
🚫 BEIS • Bullying
🌧️ ADIS • Depresi

🧠 A. Adolescent Anxiety Screening Scale (AASS)

1

Revised Children's Anxiety and Depression Scale (RCADS)

Chorpita, Yim, Moffitt, Umemoto, & Francis

RCADS mengukur berbagai domain kecemasan dan depresi pada anak dan remaja, termasuk generalized anxiety, social phobia, panic, separation anxiety, dan obsessive-compulsive symptoms.

Relevansi: Dasar penyusunan aspek kecemasan kognitif, emosional, sosial, dan gejala fisik pada AASS.
Buka Instrumen / Sumber Gratis
2

Spence Children's Anxiety Scale (SCAS): 25 Years of Research

Spence dan berbagai studi validasi

SCAS merupakan ukuran multidimensional kecemasan anak dan remaja yang banyak digunakan dalam penelitian dan praktik screening.

Relevansi: Mendukung pembagian domain kecemasan dan perumusan indikator yang sesuai perkembangan remaja.
Baca / Unduh Open Access
3

Spence Children's Anxiety Scale – Short Version (SCAS-S)

Ahlen, Vigerland, & Ghaderi (2018)

Versi singkat SCAS dikembangkan untuk menyediakan screening kecemasan yang lebih efisien dengan tetap mempertahankan cakupan konstruk utama.

Relevansi: Model pengembangan inventori singkat dan efisien untuk penggunaan sekolah.
Baca / Unduh Open Access
4

Screen for Child Anxiety Related Emotional Disorders (SCARED)

Birmaher dan kolega; berbagai studi psikometrik

SCARED dirancang untuk mengidentifikasi gejala kecemasan anak dan remaja melalui dimensi seperti generalized anxiety, social anxiety, panic, dan school avoidance.

Relevansi: Pembanding penting untuk aspek kekhawatiran, avoidance, respons somatik, dan kecemasan sosial.
Baca Studi SCARED Open Access
5

Cross-Cultural Adaptation and Validation of SCARED in Indonesian Adolescents

Kaligis dan kolega

Studi adaptasi SCARED pada remaja Indonesia memberikan konteks budaya dan bahasa yang penting bagi pengembangan item screening kecemasan.

Relevansi: Sangat berguna untuk pertimbangan bahasa, budaya, dan keterbacaan item AASS di Indonesia.
Buka Sumber

⚠️ B. Adolescent Stress Response Scale (ASRS)

6

Adolescent Stress Questionnaire (ASQ)

De Vriendt dan kolega (2011)

ASQ mengukur berbagai sumber stres dalam kehidupan remaja, termasuk sekolah, keluarga, teman sebaya, masa depan, dan tekanan personal.

Relevansi: Landasan kuat untuk aspek sumber tekanan, beban sekolah, dan respons subjektif terhadap stres.
Baca / Unduh BMC Open Access
7

Educational Stress Scale for Adolescents (ESSA)

Sun, Dunne, Hou, & Xu; berbagai studi validasi

ESSA secara khusus mengukur stres pendidikan pada remaja, termasuk tekanan belajar, beban kerja akademik, kekhawatiran nilai, dan ekspektasi.

Relevansi: Mendukung aspek academic pressure dan school-related strain dalam ASRS.
Baca dan Unduh PDF Gratis
8

Perceived Stress Scale-10 (PSS-10) in Adolescents

Studi psikometrik pada remaja usia 13–17 tahun

PSS-10 menilai sejauh mana individu memandang hidupnya tidak terprediksi, tidak terkendali, dan berlebihan dalam periode tertentu.

Relevansi: Pembanding untuk konstruk perceived stress, overload, dan perceived control.
Baca / Unduh Scientific Reports
9

Perceived Stress Scale for Kids (PeSSKi)

Pengembangan skala stres berbasis bahasa perkembangan

PeSSKi menunjukkan bagaimana konstruk perceived stress dapat diterjemahkan ke dalam pernyataan sederhana yang mudah dipahami populasi usia sekolah.

Relevansi: Berguna untuk menyederhanakan bahasa ASRS agar sesuai siswa SMP dan SMA.
Baca dan Unduh PDF Gratis
10

Reliability and Validity of the Educational Stress Scale for Adolescents

Moustaka dan kolega

Studi ini menilai reliabilitas serta validitas ESSA dan memperkuat penggunaan konstruk stres pendidikan pada populasi pelajar.

Relevansi: Rujukan untuk validasi faktor, konsistensi internal, dan interpretasi skor ASRS.
Buka Full Text / PDF

🔥 C. Adolescent Burnout Screening Scale (ABSS)

11

School Burnout Inventory (SBI)

Salmela-Aro, Kiuru, Leskinen, & Nurmi

SBI mengonseptualisasikan school burnout melalui tiga dimensi utama: exhaustion at school, cynicism toward school, dan sense of inadequacy.

Relevansi: Referensi utama untuk aspek kelelahan, sinisme/kehilangan makna, dan penurunan efikasi pada ABSS.
Buka Full Text / PDF
12

Factorial Validity and Measurement Invariance of the School Burnout Inventory in High School Students

Carmona-Halty dan kolega (2021)

Studi pada siswa sekolah menengah mendukung struktur tiga faktor school burnout dan menguji reliabilitas serta invariansi pengukuran.

Relevansi: Sangat sesuai untuk validasi struktur ABSS pada target SMP–SMA.
Baca / Unduh Frontiers
13

School Burnout Inventory – Cross-Cultural Adolescent Validation

Studi validasi versi Bangla

Validasi lintas budaya SBI pada remaja membantu menunjukkan kestabilan konstruk burnout sekolah di konteks budaya berbeda.

Relevansi: Contoh adaptasi bahasa, budaya, dan pengujian psikometrik ABSS.
Unduh PDF
14

Burnout Assessment Tool – Student Version (BAT)

Studi psikometrik Student BAT

BAT versi pelajar memperluas pemahaman burnout melalui core symptoms dan secondary symptoms serta kaitannya dengan depresi, kecemasan, dan stres.

Relevansi: Memperkaya indikator kelelahan mental, disengagement, cognitive impairment, dan emotional impairment.
Baca dan Unduh PDF Gratis
15

School Burnout Inventory Versi Bahasa Indonesia: Analisis Rasch

Katuuk & Yudiarso

Analisis versi Indonesia memberikan gambaran tentang performa item, struktur respons, dan pengujian model pada konteks bahasa Indonesia.

Relevansi: Berguna sebagai pembanding metodologis pengembangan ABSS berbahasa Indonesia.
Buka Full Text / PDF

🚫 D. Bullying Experience & Impact Scale (BEIS)

16

Revised Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ)

Olweus; berbagai studi validasi psikometrik

OBVQ merupakan salah satu instrumen bullying yang paling dikenal untuk menilai pengalaman menjadi korban maupun pelaku bullying.

Relevansi: Landasan untuk dimensi victimization, bentuk bullying, frekuensi, dan konteks sekolah.
Baca / Unduh Open Access
17

Multidimensional Peer Victimization Scale (MPVS)

Mynard & Joseph; berbagai studi validasi

MPVS mengukur beberapa bentuk victimization, seperti physical victimization, verbal victimization, social manipulation, dan attacks on property.

Relevansi: Memperkuat aspek multidimensional pengalaman bullying pada BEIS.
Baca dan Unduh PDF Gratis
18

European Bullying Intervention Project Questionnaire (EBIPQ)

Del Rey dan kolega; berbagai studi validasi

EBIPQ membedakan pengalaman victimization dan perpetration serta digunakan untuk screening keterlibatan bullying pada remaja.

Relevansi: Referensi untuk memisahkan dampak menjadi korban dengan perilaku bullying yang dilakukan siswa.
Baca dan Unduh PDF Gratis
19

European Cyberbullying Intervention Project Questionnaire (ECIPQ)

Del Rey dan kolega

ECIPQ mengukur cybervictimization dan cyberaggression yang relevan dengan pola bullying modern pada remaja pengguna media digital.

Relevansi: Menambahkan aspek cyberbullying yang penting bagi siswa SMP–SMA saat ini.
Baca dan Unduh PDF Gratis
20

Rasch Analysis of the Revised Olweus Bully/Victim Questionnaire

Kyriakides, Kaloyirou, & Lindsay

Analisis Rasch terhadap OBVQ memberikan contoh bagaimana item bullying dapat diuji pada level kesulitan item, fungsi kategori, dan struktur pengukuran.

Relevansi: Referensi metodologis untuk pengujian kualitas item dan struktur BEIS.
Buka Full Text / PDF
Catatan bullying: Skor screening tidak boleh berdiri sendiri. Temuan perlu dilengkapi informasi mengenai jenis bullying, frekuensi, durasi, ketimpangan kekuatan, lokasi kejadian, keamanan siswa, cyberbullying, serta kebutuhan perlindungan dan tindak lanjut sekolah.

🌧️ E. Adolescent Depression Indicator Scale (ADIS)

21

Short Mood and Feelings Questionnaire (SMFQ): Criterion Validity in Young Adolescents

Studi validitas SMFQ pada remaja

SMFQ merupakan ukuran singkat gejala depresi pada anak dan remaja yang banyak digunakan dalam penelitian dan screening.

Relevansi: Mendukung aspek depressed mood, anhedonia, negative self-evaluation, dan fungsi emosional ADIS.
Baca / Unduh Open Access
22

Short Mood and Feelings Questionnaire: Adolescent Validation Study

Studi validasi remaja terbaru

Studi validasi modern SMFQ membantu mengevaluasi struktur, reliabilitas, dan kemampuan screening gejala depresi pada remaja.

Relevansi: Pembanding untuk evaluasi kualitas konstruk dan cutoff ADIS setelah uji empiris.
Baca / Unduh Open Access
23

RCADS – Major Depressive Disorder Subscale

Chorpita dan kolega

RCADS juga memiliki subskala gejala major depressive disorder yang memungkinkan evaluasi depresi bersama gejala kecemasan pada anak dan remaja.

Relevansi: Membantu membedakan gejala depresif dari kecemasan yang sering berkomorbid pada remaja.
Buka Instrumen / Sumber Gratis
24

RCADS-11 for Identifying Anxiety and Depression in Adolescents

Radez dan kolega

Versi singkat RCADS diteliti untuk mengidentifikasi gangguan kecemasan dan depresi pada remaja dengan format screening yang efisien.

Relevansi: Model penyusunan screening singkat yang tetap mempertahankan kemampuan identifikasi gejala utama.
Baca / Unduh Open Access
25

Center for Epidemiological Studies Depression Scale for Children (CES-DC)

Studi reliabilitas dan structural validity pada remaja

CES-DC mengukur gejala depresi pada anak dan remaja dan telah digunakan dalam berbagai populasi serta studi psikometrik.

Relevansi: Pembanding untuk aspek mood, anhedonia, somatic-energy changes, dan interpersonal difficulties.
Baca / Unduh Open Access

🗂️ Pemetaan Referensi ke Lima Inventori

InventoriKonstruk UtamaReferensi Utama
AASS – Adolescent Anxiety Screening ScaleKecemasan kognitif, emosional, sosial, somatik, avoidance1–5
ASRS – Adolescent Stress Response ScalePerceived stress, academic pressure, overload, emotional strain, behavioral response6–10
ABSS – Adolescent Burnout Screening ScaleExhaustion, cynicism, inadequacy/reduced efficacy, disengagement11–15
BEIS – Bullying Experience & Impact ScalePhysical, verbal, relational, cyber victimization, psychological impact16–20
ADIS – Adolescent Depression Indicator ScaleDepressed mood, anhedonia, negative cognition, withdrawal, somatic-energy changes21–25
Konstruk Teoretis → Definisi Operasional → Aspek → Indikator → Bank Item → Uji Keterbacaan → Validitas Isi → Uji Coba → Analisis Item → Reliabilitas → Struktur Faktor → Norma / Cutoff Screening

⚠️ Catatan Profesional Pengembangan Tes

Lima inventori AASS, ASRS, ABSS, BEIS, dan ADIS sebaiknya diposisikan sebagai instrumen screening atau identifikasi awal sampai tersedia bukti psikometrik yang memadai. Referensi di atas dapat menjadi dasar konseptual, tetapi tidak otomatis membuat instrumen baru setara dengan alat ukur standar yang menjadi rujukan.

  • Setiap item perlu melalui validitas isi oleh ahli, uji keterbacaan siswa SMP–SMA, dan uji coba pada sampel yang memadai.
  • Lakukan analisis daya beda atau parameter item, reliabilitas, struktur faktor, validitas konvergen-diskriminan, serta invariansi bila digunakan lintas kelompok.
  • Kategori Rendah–Sedang–Tinggi sebaiknya ditentukan dari data normatif atau pendekatan empiris, bukan hanya pembagian rentang skor teoritis.
  • Hasil tinggi pada ADIS atau respons yang menunjukkan keputusasaan, risiko keselamatan, atau gangguan fungsi perlu ditindaklanjuti dengan asesmen profesional.
  • Screening bullying perlu diikuti prosedur perlindungan siswa, konfirmasi konteks kejadian, dan koordinasi dengan pihak sekolah serta keluarga sesuai kebutuhan.

🎓 INVENTORY UNTUK REMAJA SMP & SMA

Lima instrumen screening psikologis untuk membantu pemetaan kecemasan, stres, burnout, bullying, dan indikator depresi secara lebih sistematis.

AASS + ASRS + ABSS + BEIS + ADIS • Referensi Ilmiah • Dashboard • Interpretasi • Rekomendasi

📲 Konfirmasi WhatsApp

Created by Pariman, M.Psi., Psikolog • Psikologi Menjawab • 0895401564375

Chat WA