20 Referensi Jurnal Ilmiah dengan Akses Gratis
TERAPI NARATIF PASANGAN DAN KELUARGA
Landasan ilmiah untuk menyusun materi PPT, tools atau worksheet, dan Tes Refleksi Excel mengenai pembentukan cerita relasi, narasi konflik, externalization, momen kedekatan, identitas relasional, komitmen, dan rekonstruksi cerita pemulihan.
📖 A. Pembentukan Cerita dan Identitas Keluarga
The Family Narrative Consortium: A Multidimensional Approach to Narratives
Mengembangkan pendekatan multidimensional untuk memahami struktur, isi, proses interaksi, serta sistem keyakinan dalam narasi keluarga.
Narrative Interaction in Family Dinnertime Conversations
Menjelaskan bagaimana anggota keluarga membangun cerita bersama melalui percakapan, elaborasi, kontribusi perspektif, dan negosiasi makna.
Who Are We, But for the Stories We Tell: Family Stories and Healing
Membahas hubungan cerita keluarga dengan pemaknaan pengalaman sulit, proses penyembuhan, ketahanan, dan kesinambungan identitas keluarga.
The Role of Intergenerational Family Stories in Mental Health and Wellbeing
Meninjau kontribusi cerita keluarga lintas generasi terhadap kesehatan mental, rasa memiliki, kesinambungan diri, dan kesejahteraan.
🧩 B. Identitas Pasangan, Externalization, dan Narasi Menyalahkan
The Narrative Identity Approach and Romantic Relationships
Menghubungkan pendekatan identitas naratif dengan perkembangan, kualitas, dan dinamika hubungan romantis sepanjang waktu.
Externalising: Commonly Asked Questions
Menjelaskan praktik externalizing secara terapan, termasuk penamaan masalah, pemetaan pengaruh, posisi klien, dan pengembangan respons alternatif.
Responding to Blame in Family Therapy: A Constructionist/Narrative Perspective
Menganalisis cara terapis merespons tindakan menyalahkan melalui perspektif konstruksionis dan naratif dalam terapi keluarga.
The “Blame Game”: Discourse Analysis of Family Members’ and Therapist Negotiation of Problem Definition
Menelaah bagaimana anggota keluarga dan terapis merundingkan definisi masalah, tanggung jawab, serta posisi menyalahkan selama terapi.
🔄 C. Rekonstruksi Konflik dan Pemisahan Relasi dari Masalah
Denials of Responsibility in Couple Therapy
Menguraikan bentuk penyangkalan tanggung jawab dan cara percakapan terapi mengarahkan pasangan menuju akuntabilitas yang lebih konstruktif.
Narrative Therapy with Intercultural Couples: A Case Study
Menggambarkan penerapan terapi naratif pada pasangan antarbudaya melalui externalization, dekonstruksi, dan re-authoring cerita hubungan.
The Efficacy of the Narrative Therapy Approach in Reducing Couples’ Conflicts
Menguji efektivitas pendekatan terapi naratif dalam menurunkan konflik pasangan dan memperbaiki dinamika relasional.
The Effectiveness of Narrative Therapy on Reducing the Fear of Intimacy in Couples
Menilai pengaruh terapi naratif terhadap penurunan ketakutan akan keintiman dan pembentukan makna relasional yang lebih aman.
💞 D. Momen Kedekatan, Ketahanan, dan Preferred Relationship Story
The Couple’s Tree of Life: Promoting and Protecting Relational Identity
Memperkenalkan adaptasi Tree of Life untuk meneguhkan sumber daya, nilai, perjalanan, harapan, dan identitas relasional pasangan.
Remembering the Good Times: The Influence of Relationship Nostalgia on Relationship Satisfaction
Meneliti bagaimana nostalgia hubungan dan ingatan positif berkaitan dengan kepuasan serta kualitas relasi pasangan.
The Narrative Construction of Intimacy and Affect in Relationship Stories
Mengkaji cara kedekatan dan afek dikonstruksikan dalam cerita hubungan serta hubungannya dengan kualitas relasional.
Coding “We-ness” in Couple’s Relationship Stories: A Method for Assessing Mutuality in Couple Therapy
Menawarkan metode pengodean we-ness untuk menilai mutualitas, keterhubungan, dan perubahan cerita hubungan selama terapi pasangan.
🌱 E. Makna Bersama, Identitas Relasional, dan Kesiapan Rekonstruksi
Measuring “We-ness” in Couple Relationships: A Social Identity Approach
Mengembangkan pengukuran we-ness pasangan menggunakan pendekatan identitas sosial dan menguji kaitannya dengan kualitas hubungan.
Who Are “We”? Couple Identity Clarity and Romantic Relationship Commitment
Menguji bagaimana kejelasan identitas pasangan berkaitan dengan komitmen, evaluasi hubungan, dan keberlanjutan relasi romantis.
Design, Construction, and Validation of the Couple Identity Scale
Menjelaskan pengembangan dan validasi skala identitas pasangan yang menilai interaksi relasional serta proyek kehidupan bersama.
Innovative Moments and Change in Narrative Therapy
Menganalisis innovative moments sebagai penanda munculnya pengecualian dan perubahan terhadap problem-saturated narrative selama terapi naratif.
🗂️ Pemetaan Referensi ke Materi, Tools, dan Tes Refleksi
| Komponen Paket | Referensi Utama |
|---|---|
| Materi 1: Memahami Pembentukan Cerita dalam Relasi Keluarga | 1–5, 15–19 |
| Materi 2: Mengenali Narasi Konflik yang Memerangkap Hubungan | 5, 7–9, 11, 15 |
| Materi 3: Memisahkan Pasangan dan Keluarga dari Masalah | 6–10 |
| Materi 4: Menemukan Cerita Kedekatan dan Ketahanan Relasional | 3–5, 12–18 |
| Materi 5: Menulis Cerita Baru tentang Komitmen dan Pemulihan | 10, 13, 16–20 |
| Couple and Family Story Timeline | 1–5, 10, 13 |
| Shared Problem Externalization Worksheet | 6–10 |
| Conflict Narrative Reconstruction Sheet | 7–12, 15 |
| Forgotten Connection Moments Mapping Tool | 3–5, 12–16 |
| Preferred Relationship Story Development Plan | 13, 16–20 |
| Negative Couple Narrative Test | 5, 7–9, 15 |
| Family Problem-Saturated Story Test | 3, 6–10 |
| Relationship Blame Narrative Test | 7–9 |
| Shared Meaning and Relational Identity Test | 16–19 |
| Relationship Story Reconstruction Readiness Test | 11–13, 18–20 |
⚠️ Catatan Ilmiah dan Profesional
Kelima tes Excel dalam paket merupakan instrumen reflektif non-diagnostik yang dikembangkan sendiri, bukan alat psikologi baku yang otomatis tervalidasi. Referensi di atas dapat digunakan untuk menyusun konstruk, aspek, indikator, dan butir orisinal.
- Uji validitas isi, keterbacaan, kualitas butir, reliabilitas, struktur faktor, norma, dan titik potong diperlukan sebelum penggunaan psikometrik.
- Gunakan hasil untuk membuka dialog reflektif, bukan untuk menentukan siapa yang benar, siapa yang salah, atau menetapkan diagnosis pasangan maupun keluarga.
- Butir perlu menggunakan bahasa non-blaming, peka budaya, dan memisahkan identitas orang dari pengaruh masalah.
- Jangan menyalin seluruh butir instrumen lain secara verbatim. Periksa lisensi sumber, terutama apabila materi dipakai dalam produk komersial.
- Artikel dan Couple Identity Scale pada referensi 19 dapat menjadi dasar konseptual, tetapi ketentuan lisensi CC BY-NC perlu diperhatikan untuk penggunaan komersial.