Asesmen Psikologi

LINK REFRENSI LOVE, BRAIN, AND BOND

20 Referensi Love, Brain, and Bond
πŸ§ πŸ’ž Psikologi Hubungan • Neurologi • Neurosains Cinta • Kesehatan Mental Pasangan

20 Referensi Ilmiah Free Download
LOVE, BRAIN, AND BOND

Referensi full text dan PDF yang mendukung lima materi PowerPoint, lima tools atau worksheet, dan lima tes online mengenai cinta, sistem penghargaan otak, kelekatan, oksitosin, keamanan emosional, regulasi bersama, reaktivitas sistem saraf, stres pernikahan, afeksi, keintiman, serta kesehatan mental pasangan.

🧠 Otak & Cinta
πŸ’ž Kelekatan
🀝 Co-Regulation
🌧️ Stres Pasangan
🌿 Lasting Love

🧠 A. Neuroscience of Love, Reward, and Pair-Bonding

1

Neural Correlates of Long-Term Intense Romantic Love

Acevedo, B. P., Aron, A., Fisher, H. E., & Brown, L. L. (2012) — Social Cognitive and Affective Neuroscience, 7(2), 145–159

Studi fMRI mengenai aktivasi sistem penghargaan, motivasi, kelekatan, dan ketertarikan pada pasangan dalam hubungan jangka panjang.

Relevansi: Materi 1 dan 5; dasar penjelasan perubahan cinta romantis menjadi ikatan yang bertahan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
2

The Neural Basis of Romantic Love

Bartels, A., & Zeki, S. (2000) — NeuroReport, 11(17), 3829–3834

Menggambarkan jaringan otak yang aktif ketika seseorang melihat pasangan yang dicintai serta kaitannya dengan penghargaan dan afek positif.

Relevansi: Materi 1; pengantar neurologi cinta dan sistem penghargaan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
3

The Neurobiology of Love

Zeki, S. (2007) — FEBS Letters, 581(14), 2575–2579

Ulasan mengenai sistem dopaminergik, korteks, struktur subkortikal, dan proses biologis yang menyertai cinta romantis.

Relevansi: Materi 1 dan 4; memahami sistem otak cinta, afeksi, serta kedekatan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
4

The Common Neural Bases Between Sexual Desire and Love: A Multilevel Kernel Density fMRI Analysis

Cacioppo, S., Bianchi-Demicheli, F., Hatfield, E., & Rapson, R. L. (2012) — Journal of Sexual Medicine, 9(4), 1048–1054

Meta-analisis neuroimaging yang membedakan sekaligus menghubungkan jaringan saraf cinta dan hasrat seksual.

Relevansi: Materi 1 dan 4; dasar ilmiah pembahasan cinta, afeksi, hasrat, dan keintiman.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis

πŸ’ž B. Oxytocin, Attachment, and Emotional Bonding

5

Oxytocin and Social Affiliation in Humans

Feldman, R. (2012) — Hormones and Behavior, 61(3), 380–391

Menjelaskan peran oksitosin dalam afiliasi sosial, sinkroni interpersonal, sentuhan, kelekatan, dan pembentukan hubungan.

Relevansi: Materi 1, 2, dan 4; Couple Nervous System Tracker serta Love and Connection Profile.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
6

Oxytocin Pathways and the Evolution of Human Behavior

Carter, C. S. (2014) — Annual Review of Psychology, 65, 17–39

Membahas jalur oksitosin, vasopresin, regulasi stres, perilaku sosial, dan evolusi ikatan manusia.

Relevansi: Materi 1, 2, dan 5; dasar neurobiologis kelekatan dan rasa aman.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
7

The Neurobiology of Human Attachments

Feldman, R. (2017) — Trends in Cognitive Sciences, 21(2), 80–99

Ulasan integratif tentang sinkroni biologis dan perilaku, oksitosin, sistem penghargaan, stres, dan pembentukan kelekatan manusia.

Relevansi: Materi 1 dan 2; Couple Attachment Mapping serta Co-Regulation Tracker.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
8

Adult Attachment, Stress, and Romantic Relationships

Simpson, J. A., & Rholes, W. S. (2017) — Current Opinion in Psychology, 13, 19–24

Menjelaskan bagaimana kecemasan dan penghindaran kelekatan memengaruhi dukungan, konflik, regulasi emosi, dan kepuasan hubungan saat stres.

Relevansi: Materi 1, 2, dan 3; Attachment Mapping serta Conflict Cycle Worksheet.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis

🀝 C. Emotional Safety and Couple Co-Regulation

9

Soothing the Threatened Brain: Leveraging Contact Comfort with Emotionally Focused Therapy

Johnson, S. M., et al. (2013) — PLOS ONE, 8(11), e79314

Studi fMRI menunjukkan bahwa pegangan tangan pasangan dan perbaikan ikatan melalui EFT dapat mengubah respons saraf terhadap ancaman.

Relevansi: Materi 2 dan 3; Co-Regulation Tracker serta Relationship Repair Worksheet.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
10

Lending a Hand: Social Regulation of the Neural Response to Threat

Coan, J. A., Schaefer, H. S., & Davidson, R. J. (2006) — Psychological Science, 17(12), 1032–1039

Menunjukkan bahwa pegangan tangan pasangan menurunkan respons neural terhadap ancaman, terutama dalam hubungan berkualitas baik.

Relevansi: Materi 2; dasar konsep pasangan sebagai sumber rasa aman dan regulasi bersama.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
11

Social Baseline Theory: The Role of Social Proximity in Emotion and Economy of Action

Beckes, L., & Coan, J. A. (2011) — Social and Personality Psychology Compass, 5(12), 976–988

Teori bahwa otak memperhitungkan kedekatan sosial sebagai sumber daya yang mengurangi beban regulasi dan persepsi ancaman.

Relevansi: Materi 2 dan 3; konsep co-regulation, social buffering, serta keamanan emosional.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
12

Neuropeptidergic Regulation of Pair-Bonding and Stress Buffering: Lessons from Voles

Gobrogge, K., & Wang, Z. (2015) — Frontiers in Neuroendocrinology, 38, 1–20

Ulasan mengenai oksitosin, vasopresin, dopamin, CRH, pair-bonding, kehilangan pasangan, dan buffering stres.

Relevansi: Materi 1, 2, dan 3; penjelasan sistem hormonal dan respons stres pasangan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis

🌧️ D. Stress, Nervous System, and Dyadic Coping

13

Bodily Maps of Emotions

Nummenmaa, L., Glerean, E., Hari, R., & Hietanen, J. K. (2014) — Proceedings of the National Academy of Sciences, 111(2), 646–651

Menunjukkan bahwa emosi berkaitan dengan pola sensasi tubuh yang konsisten dan membantu memahami pengalaman fisiologis saat konflik.

Relevansi: Materi 2 dan 3; Nervous System Tracker serta pengenalan sinyal tubuh.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
14

Physiology and Neurobiology of Stress and Adaptation: Central Role of the Brain

McEwen, B. S. (2007) — Physiological Reviews, 87(3), 873–904

Menjelaskan allostasis, beban alostatik, kortisol, plastisitas otak, dan dampak stres kronis terhadap fungsi psikologis.

Relevansi: Materi 3 dan 5; dasar memahami beban mental, stres kronis, dan pemulihan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
15

Psychobiological Mechanisms Underlying the Social Buffering of the HPA Axis

Hostinar, C. E., Sullivan, R. M., & Gunnar, M. R. (2014) — Psychoneuroendocrinology, 47, 221–236

Ulasan tentang bagaimana dukungan sosial menurunkan aktivasi sumbu HPA dan mengurangi respons biologis terhadap stres.

Relevansi: Materi 2 dan 3; co-regulation, rasa aman, dan strategi menenangkan bersama.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
16

Stress, Dyadic Coping, and Relationship Satisfaction: A Longitudinal Study

Hilpert, P., et al. (2018/2020) — PLOS ONE

Mengkaji perubahan stres, koping bersama, dan kepuasan hubungan dalam data longitudinal pasangan.

Relevansi: Materi 3 dan 5; Conflict Cycle Worksheet serta Lasting Love Plan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis

🌿 E. Relationship Quality, Health, and Lasting Love

17

Marital Quality and Health: A Meta-Analytic Review

Robles, T. F., Slatcher, R. B., Trombello, J. M., & McGinn, M. M. (2014) — Psychological Bulletin, 140(1), 140–187

Meta-analisis hubungan kualitas pernikahan dengan kesehatan fisik, respons fisiologis, dan risiko kesehatan.

Relevansi: Materi 4 dan 5; dasar hubungan kualitas relasi dengan kesehatan pasangan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
18

Lovesick: How Couples’ Relationships Influence Health

Kiecolt-Glaser, J. K., & Wilson, S. J. (2017) — Annual Review of Clinical Psychology, 13, 421–443

Menjelaskan mekanisme perilaku, neuroendokrin, imunologis, dan inflamasi yang menghubungkan relasi pasangan dengan kesehatan.

Relevansi: Materi 3, 4, dan 5; stres pernikahan serta kesehatan mental dan fisik.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
19

Differentiation of Self and Relationship Attachment, Quality, and Stability

RodrΓ­guez-GonzΓ‘lez, M., et al. (2023) — PLOS ONE, 18(3), e0282482

Studi dyadik dan longitudinal mengenai diferensiasi diri, kecemasan kelekatan, penghindaran, kualitas, dan stabilitas hubungan.

Relevansi: Materi 1, 3, dan 5; Attachment Mapping serta kesiapan pertumbuhan hubungan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis
20

Applying Relationship Science to Evaluate How the COVID-19 Pandemic May Impact Couples’ Relationships

Pietromonaco, P. R., & Overall, N. C. (2021) — American Psychologist, 76(3), 438–450

Kerangka hubungan untuk memahami dampak tekanan eksternal, kerentanan individu, proses adaptasi pasangan, dan ketahanan hubungan.

Relevansi: Materi 3 dan 5; perencanaan dukungan, pembagian peran, serta ketahanan pasangan.
Buka Artikel / Unduh Full Text Gratis

πŸ—Ί️ Pemetaan Referensi terhadap Materi dan Tools

Materi 1 — Neurosains Cinta dan KelekatanReferensi 1–8 membahas sistem penghargaan, dopamin, oksitosin, cinta romantis, pair-bonding, serta pola kelekatan dewasa.
Materi 2 — Rasa Aman dan Regulasi BersamaReferensi 8–12 dan 15 mendukung pembahasan social buffering, sentuhan, respons ancaman, dan co-regulation pasangan.
Materi 3 — Stres, Konflik, dan Beban MentalReferensi 12–16 dan 20 menjelaskan stres, sumbu HPA, sistem saraf, koping dyadik, dan adaptasi pasangan.
Materi 4–5 — Afeksi, Keintiman, dan KesehatanReferensi 4, 17–20 mendukung pembahasan kualitas hubungan, keintiman, kesehatan, ketahanan, dan kebiasaan cinta.
Tools 1–2Couple Attachment and Emotional Safety Mapping Sheet serta Couple Nervous System and Co-Regulation Tracker.
Tools 3–5Love, Affection, and Connection Profile; Conflict Cycle and Relationship Repair Worksheet; Lasting Love and Couple Mental Health Plan.
Catatan akses: Tautan diarahkan ke PubMed Central, PLOS, PDF institusi, atau salinan penulis yang dapat dibaca tanpa biaya. Beberapa server dapat menampilkan halaman artikel terlebih dahulu; gunakan tombol PDF atau Download pada halaman tersebut.
Catatan ilmiah dan etika: Temuan neurologi dan neurosains perlu diterjemahkan secara hati-hati. Oksitosin, dopamin, kortisol, amigdala, dan sistem saraf tidak bekerja secara tunggal. Materi dan tools bersifat edukatif serta reflektif, bukan alat diagnosis, pemeriksaan neurologis, atau pengganti layanan psikologis profesional.

πŸ§ πŸ’ž LOVE, BRAIN, AND BOND

Seni Merawat Cinta, Kelekatan, dan Kesehatan Mental Pasangan Berdasarkan Psikologi dan Neurosains.

πŸ“š 5 Materi PowerPoint
πŸ“Š 5 Tools / Worksheet Excel
πŸ§ͺ 5 Tes Online Edukatif
πŸ“– 20 Referensi Ilmiah Free Download
πŸ”₯ Promo Spesial Pelanggan, Alumni, Anggota: 75K
πŸ’° Harga Normal: 120K
πŸ‘€ Created by Pariman, M.Psi., Psikolog
πŸ“² 0895401564375

Konfirmasi WhatsApp Order Paket Edukasi Profil Psikolog
Chat WA