Asesmen Psikologi

LINK REFRENSI NEURORELATIONAL HEALING FOR COUPLES

20 Referensi Neurorelational Healing for Couples
🧠 Otak Relasional • Sistem Saraf • Co-Regulation

20 Referensi Ilmiah Gratis
NEURORELATIONAL HEALING FOR COUPLES

Referensi akses terbuka untuk memahami pemulihan psikoneurologis, attachment, sistem saraf otonom, respons ancaman, emotional flooding, sinkronisasi fisiologis, sentuhan aman, co-regulation, tidur, dan pembentukan rasa aman dalam hubungan pasangan.

🧠 Otak Relasional
⚡ Respons Ancaman
🌊 Emotional Flooding
🤝 Co-Regulation
🌿 Pemulihan Relasi

🧠 A. Attachment, Otak Relasional, dan Regulasi Emosi

1

Attachment, Emotion Regulation, and Well-Being in Couples

Brandão et al. (2020)

Mengkaji hubungan timbal balik attachment, regulasi emosi, dan kesejahteraan dalam pasangan.

Relevansi: Materi 1; Couple Nervous System Regulation Profile dan Safety Recovery Plan.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
2

Romantic Attachment and Difficulties in Emotion Regulation on Dyadic Adjustment

Fávero et al. (2021)

Menjelaskan kaitan attachment romantis, kesulitan regulasi, dan penyesuaian diadik pasangan.

Relevansi: Materi 1 dan 4; profil regulasi dan kapasitas co-regulation.
Unduh PDF Gratis
3

Emotion Regulation in Emerging Adult Couples: Temperament, Attachment, and HPA Response to Conflict

Laurent & Powers (2007)

Menghubungkan temperamen dan attachment dengan respons kortisol pasangan ketika berkonflik.

Relevansi: Materi 1–3; reaktivitas sistem saraf dan aktivasi saat konflik.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
4

Emotion Regulation in Close Relationships

Chen & Reigstad (2021)

Membahas perbedaan individu dan konteks situasional dalam regulasi hubungan dekat.

Relevansi: Materi 1 dan 4; strategi regulasi adaptif serta maladaptif.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
5

Attachment-Related Differences in Emotion Regulation in Adults: A Systematic Review

Eilert, Buchheim, & Jobst (2023)

Merangkum pola regulasi pada attachment aman, cemas, menghindar, dan tidak terorganisasi.

Relevansi: Materi 1–2; interpretasi pola pertahanan tanpa menjadikannya diagnosis.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis

💓 B. Sistem Saraf Otonom, Stres, dan Sinkronisasi Pasangan

6

When Couples’ Hearts Beat Together

Wilson et al. (2018)

Meneliti sinkronisasi variabilitas detak jantung selama konflik dan kaitannya dengan inflamasi.

Relevansi: Materi 1 dan 3; Nervous System Reactivity Test.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
7

The Health Consequences of Stress in Couples

Shrout et al. (2021)

Merangkum transmisi stres, kortisol, inflamasi, tidur, dan kesehatan relasional pasangan.

Relevansi: Materi 1 dan 5; Safety and Recovery Plan.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
8

Physiological Attunement and Flourishing in Romantic Couples

Bastos et al. (2025)

Meninjau sinkronisasi biologis melalui HRV, detak jantung, elektrodermal, dan kortisol.

Relevansi: Materi 1 dan 4; profil regulasi serta co-regulation pasangan.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
9

Romantic Partner Presence and Physiological Responses in Daily Life

Han et al. (2021)

Mengkaji bagaimana kehadiran pasangan berkaitan dengan respons fisiologis kehidupan sehari-hari.

Relevansi: Materi 4; kehadiran aman, attunement, dan penurunan aktivasi.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
10

Coregulation: A Multilevel Approach via Biology and Behavior

Bornstein & Esposito (2023)

Memberikan landasan multitingkat co-regulation pada aspek biologis dan perilaku.

Relevansi: Materi 4; Couple Co-Regulation Practice Planner dan Capacity Test.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis

🌊 C. Emotional Flooding, Ancaman, dan Konflik

11

Emotional Flooding in Response to Negative Affect in Couple Conflicts

Malik et al. (2020)

Menguraikan flooding, afek negatif, kemarahan, penarikan diri, dan dinamika konflik.

Relevansi: Materi 3; Emotional Flooding and Threat Response Test.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
12

Breaking the Cycle of Emotional Flooding

Berenguer-Soler et al. (2023)

Menjelaskan peran protektif kecerdasan emosional terhadap flooding dalam konflik pasangan.

Relevansi: Materi 3–4; deteksi flooding dan pencegahan eskalasi.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
13

Relational Needs Frustration During Couple Conflict

Pirrone et al. (2023)

Menghubungkan frustrasi kebutuhan relasional dengan pola emosi selama konflik pasangan.

Relevansi: Materi 2–3; pemetaan ancaman, kebutuhan, emosi, dan perilaku.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
14

Emotion Regulation in Couples Across Adulthood

Haase et al. (2023)

Membahas regulasi intrapersonal, interpersonal, dan diadik sepanjang perkembangan dewasa.

Relevansi: Materi 3–5; regulasi, pemulihan konflik, dan kesiapan perubahan.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
15

Emotion Dynamic Patterns Between Intimate Relationship Partners

Hilpert et al. (2023)

Mengidentifikasi dinamika, keterkaitan, dan pola perubahan emosi antar pasangan intim.

Relevansi: Materi 3; Body Signal and Emotional Activation Tracker.
Unduh PDF Gratis

🤝 D. Co-Regulation, Sentuhan Aman, dan Kehadiran

16

Soothing the Threatened Brain

Johnson et al. (2013)

Menguji efek terapi pasangan dan genggaman tangan terhadap respons ancaman otak.

Relevansi: Materi 4; sentuhan aman dan latihan co-regulation.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
17

Mutuality and the Social Regulation of Neural Threat Responding

Coan et al. (2013)

Menunjukkan keterhubungan pasangan berkaitan dengan penurunan respons neural terhadap ancaman.

Relevansi: Materi 4; rasa aman, mutualitas, dan kehadiran suportif.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis
18

Touch-Induced Stress Alleviation Is Influenced by Perceived Relationship Quality

Liu et al. (2021)

Mengkaji pengaruh kualitas hubungan terhadap manfaat sentuhan dalam meredakan stres.

Relevansi: Materi 4; sentuhan harus disepakati, aman, dan kontekstual.
Unduh PDF Gratis
19

Soothing the Emotional Brain Through Partner Handholding

Kraus et al. (2019)

Meneliti modulasi aktivitas neural ketika pasangan menggenggam tangan saat stimulasi emosional.

Relevansi: Materi 4; Co-Regulation Practice Planner dan Safety Plan.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis

🌙 E. Tidur dan Kebiasaan Pemulihan Relasional

20

Mechanisms Linking Romantic Relationship Experiences and Sleep Quality

Xie et al. (2024)

Meninjau attachment, stres relasional, dukungan pasangan, dan kualitas tidur timbal balik.

Relevansi: Materi 5; ritual tidur, pengelolaan stres, dan recovery readiness.
Buka Artikel / Unduh PDF Gratis

🧭 Pemetaan Referensi untuk Tools dan Tes

Couple Nervous System Regulation ProfileReferensi 1, 3, 6, 8, dan 9.
Body Signal and Emotional Activation TrackerReferensi 3, 6, 7, 11, 12, dan 15.
Fight–Flight–Freeze–Fawn Response Mapping SheetReferensi 5, 7, 11, 12, dan 14.
Couple Co-Regulation Practice PlannerReferensi 9, 10, 16, 17, 18, dan 19.
Neurorelational Safety and Recovery PlanReferensi 1, 7, 16, 18, dan 20.
Nervous System Reactivity & Flooding TestsReferensi 3, 6, 8, 9, 11, 12, dan 13.
Fight–Flight–Freeze–Fawn TestReferensi 5, 7, 11, 12, dan 14.
Co-Regulation Capacity & Recovery Readiness TestsReferensi 1, 7, 10, 14, 16–20.
Catatan profesional: Fight, flight, dan freeze memiliki dukungan penelitian stres yang lebih mapan. Istilah fawn lebih tepat diposisikan sebagai pola appeasement atau people-pleasing reflektif, bukan diagnosis. Kelima tes perlu disebut instrumen refleksi atau psikoedukatif sampai memperoleh pengujian validitas, reliabilitas, struktur faktor, norma, dan batas skor empiris. Sentuhan hanya digunakan dengan persetujuan dan tidak diterapkan ketika terdapat kekerasan, ancaman, trauma tertentu, atau rasa tidak aman.

🧠 NEURORELATIONAL HEALING FOR COUPLES

Pemulihan psikoneurologis, regulasi sistem saraf, dan rasa aman pasangan melalui pemahaman respons ancaman, emotional flooding, co-regulation, serta kebiasaan relasional yang menyembuhkan.

5 Materi PowerPoint + 5 Tools/Worksheet + 5 Tes Refleksi

📥 Pesan Paket📲 Konfirmasi WhatsApp

Created by Pariman, M.Psi., Psikolog • Psikologi Menjawab • 0895401564375

Chat WA